Hujan

Hujan Pertama

Oct 29, 2014 Wednesday

Hanya mengingat beberapa kisah di masa lalu di tahun kemarin. Rasanya sulit untuk menjalani waktu tanpanya. Hujan datang untuk kali pertama dimana ia belum pernah sama sekali turun. Di musim ini aku mendapatkan banyak pelajaran. Tentunya, aku selalu menganggap apapun yang terjadi adalah kehendak-Nya.

~ Hujan yang sangat ku tunggu ini sungguh memiliki prinsip yang kuat. Kadang datang dan kadang sangat diharapkan datang namun tak kunjung datang. Hujan yang selalu kulihat tak pernah sesepi ini. Hal yang harus kubawa dalam diriku adalah tersenyum dan tersadar I’m nothing. Dua ribu empat belas bukanlah sahabat yang baik, dan aku selalu mengakuinya untuk banyak hal. Aku selalu ingin melihat di tahun belakang. Tak perlu jauh, dua ribu tiga belas adalah tahun yang tak pernah lupa membawaku ke berbagai fantasi nan indah walau rumit. Gagal dan Lolos adalah hal yang tak pernah ku malingkan di benak walau telah lama terjadi. Ini adalah rasa syukur yang Ia berikan sepanjang waktuku bertahan. Tidak terlalu sedih tak juga senang.

Aku tak pernah lupa, di Hujan dua ribu tiga belas.

Well, aku masih menjadi seperti ini dan terus begini.

Menjadi pecinta Hujan dan Angin. Langit malam dan Mendungnya. Penikmat Kopi yang buruk, dan Novel fantasi yang berlebihan. Dingin yang menusuk tulang dan selalu….

Aku mencintai-Nya…

Allah SWT dan Muhammad SAW