Gong Seungyeon dan Lee Jonghyun dalam viritual couple We Got Married

Jonghyun

#GongSeungY5

” Could you please do not hate her or bashing with hars words you throw to her. She is kind, beautiful and humble. How could you be a heter just because she is on wgm with cnblue guitaris?”– Nuts

Dear Aash…

Ada saat dimana… gua khawatir dengan hari esok, di masa depan yang tak pernah seorangpun menyanggupi apa yang terjadi. Kadang, gua merasa jika suatu hari nanti apa yang gua harapkan bakal terjadi. Suatu ikatan rumit memang, mengingat gua bukanlah dua oknum yang sedang gua bicarakan di artikel sederhana ini. Karna pada dasarnya merekalah yang menjalani bukan gua atau orang lain yang mempunyai satu pemikiran seperti halnya gua.

Baiklah, here we go

Mereka adalah Gong Seungyeon dan Lee Jonghyun. Datang dari dua dimensi yang berbeda. Seungyeon adalah aktris yang bisa dibilang newbie di tahun ini dan Jonghyun adalah musisi sejak era 2009 diposisikan sebagai gitaris.

Acara yang membawanya, banyak menghibur seluruh jajaran jagat raya dan bahkan setiap gua liat komentar di SNS dua oknum ini banyak yang menggunakan bahasa di luar zona asia. We got married, acara yang lumayan lawas dan sudah memakan empat season ini, sukses membuat pemirsa ingin menunggu hari sabtu di jam lima (waktu korea) gua adalah salah satunya.

Kalian tau? Saat menonton acara ini terkadang dunia kalian sudah terbelenggu ke dalam fantasi yang rumit. Delusi adalah salah satunya. Kedua adalah asumsi dan yang mungkin terakhir adalah analis. Gua adalah lurker daripada forum soompi yang secara gamblang ada thread  yang membahas khusus mereka. Dan Bammm!! Abis subuhan yang biasanya gua selalu mencari waktu luang untuk menonton acara televisi, sekarang sudah tergantikan dengan membaca post per post daripada Brownies (sebutan untuk fans couple ini). Gua cukup ternganga ketika mereka yang sesungguhnya gua ga kenal siapa membicarakan tentang hal ini dan itu (delusi, asumsi, analis) yang sama sekali di luar pemikiran gua.

Gua hanya tersenyum dan terkadang mengerutkan dahi, karena gua suka missundertanding dengan bahasa inggris. Sulit memang meninggalkan kabiasaan ini, terlebih kadang gua suka kebawa dengan kisah perjalanan Jonghyun dan Seungyeon.

Jonghyun  yang tampan dan sedikit dingin.

Seungyeon  yang cantik, baik dan rendah hati.

Yaaaap… dan yang paling berbahaya adalah ketika gua merasa bahwa diri gua adalah Seungyeon, yang akan sakit hati ketika membicarakan masa lalu Jonghyun tentang gadis-gadis cantik yang pernah dekat dengannya. Tentang Jonghyun yang jarang memberikan like terhadap foto yang diunggah Seungyeon. Tentang video AOA yang pernah dia pamerkan diinstagramnya yang menuai dan memancing emosi dari para haters maupun bukan.

Gua masih inget, pada saat itu, tangan gua rasanya lemes. Saat gua liat kometar yang sejujurnya gua merasa ditampar oleh para fansnya yang padahal gua bukanlah Seungyeon. Bahkan sama sekali gua belum liat penuh dan sekedar klik play di video itu.

Terdengar aneh ketika kalian menginginkan mereka beneran Real dan pacaran dan nikah dan hidup bahagia punya buah hati dan sampe kakek nenek dan sampe ajal menjemput mereka Real kaya gitu, hidup sebagaimana mestinya.

Well….. gua ngerasa kadang gua suka membuang-buang waktu buat mikirin hal itu. Mereka memang terlihat cocok jika bersama dan pada akhirnya gua sadar… perjalanan Seungyeon bukanlah sampe pada WGM. Dia bahkan aktris baru yang lagi naik daun, interview sana sini, drama lima puluh episode yang bakal tanyang di Oktober- November nanti.

Dia masih dua puluh tiga tahun. Karirnya baru jelih dan harus dikembangin lagi.  Jika pada akhirnya mereka Real ? apa mungkin bisa mereka sampe pada hal yang lebih serius yang memang kita pengenin, yang kita selalu delusi tiap saat dan berangan mereka bener-bener dating dan fualahhhhhh…. Pada akhirnya mereka bukan jodohnya, yakin kalian bakal kuat? Karna sesungguhnya yang gua pengenin sama kaya kalian. Mereka Real dan hidup sebagaimana mestinya.

Jonghyun memang tampan. Lahir dari keluarga yang mempunyai ciri fisik yang bagus dan mungkin karir yang menunjang. Dia hebat dalam judo dari kecil, yang pada akhirnya memilih jadi musisi yang sukses hingga sekarang. Dia harus wamil.

Dan di situlah mereka… dunia mereka mungkin bukan seperti apa yang selalu kita fantasikan dalam nyata. Bergelut dalam kisah romansa yang mungkin mudah dibaca. bullshit

Sejujurnya gua bukan ahli analis yang mana sehabis acara WGM selesai gua bisa membingkai kata demi kata yang menggambarkan ilusi visual mereka. Well kadang gua hanya melihat sedikit tentang sisi Jonghyun. Gua percaya kok dia adalah pria yang baik dan sedikit kekanak-kanakan. Dan gua berharap Seungyeon baik-baik saja.

Be realistic.

Tulisan ini bukan gua pojokan pada satu pihak. Mengingat acara ini adalah sepasang dua insan yang berjibaku di dunia pernikahan.

Bukannya gua ga mengharapkan begaimana mereka nantinya.

Seungyeon.. gua mulai menyukai gadis ini, dan lebih menyukai lagi saat gua membaca artikel tentang seseorang yang pernah bertemu dangan dia secara lengsung. Di situ air mata gua mulai menetes membaca tulisan itu.

Kiranya begini isinya

“ Seungyeon seperti malaikat, wajahnya yang cantik, tubuhnya yang mungil, matanya yang berwarna cokelat madu membuat semua orang terdiam sementara. Dia menyapa ‘Hello’ dan tercengang atas buah tangan yang kami bawa. Dia menerimanya dengan baik dan memberikan Jersey baseball yang ia kenakan bersama Jonghyun sewaktu pengambilan shoting WGM, tidak lupa ia membubuhkan tanda tangannya yang khas di jersey tersebut.”

Siapa sih yang ga terharu pas baca tulisan kaya gitu. Jika kalian belum tau, itu adalah pengakuan dari seorang admin di dcgall (situs web korea) yang mana pada perayaan hari ke seratusnya bersama Jonghyun (wgm) dia dan seluruh donatur memberikan buah tangan dan ada juga yang dikirimkan sebagai charity. Di hari yang sama, Seungyeon mengupload hadiah persembahan hari ke seratusnya di istagram miliknya dan kalian tau berapa responder yang memberikan selamat di kolom komentarnya ? just see!

Intinya gua ga memihak pada satu orang. Karna yang gua suka dari gadis ini… betapa hebatnya dia berjuang naik dan sama sekali tidak mengaitkan atas masa lalunya yang jenuh. Hanya saja ia ingin melupakan tapi pada akhirnya seseorang membuat ia kembali bernostalgia. Tentu gua mengerti apa yang dia rasain pada waktu itu, tapi balik lagi, seseorang ini sungguh berniat untuk membangun semangat gadis ini untuk tidak perlu takut tentang masa lalu yang sebenarnya itu berharga.

“ Kau tidak perlu merasakan, biarlah aku usir dengan tekatku untuk membantumu naik ke atas.”

Sekiranya kata-kata itu yang bisa gua ambil dari seseorang yang sudah mengingatkan Seung yeon tentang masa lalunya… adalah Lee Jonghyun ( her viritual husband and CNblue guitaris )

Gua hanya berharap mereka berdua akan baik-baik saja, terlebih saat perpisahaan nanti mereka menjadi pasangan viritual.

Room without space

Monday, June 15, 2015 22:15

Dinuts.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s